Petrokimia Gresik Kaji Bangun Bisnis Ritel Petrokimia Di Jawa

Posted by admin on

PT Petrokimia Gresik sedang mengkaji rencana membangun petromart di beberapa Kabupaten yang ada di Pulau Jawa, sebagai sarana dalam memasarkan produk petrokimia hasil dari inovasi yang dikembangkan sendiri oleh Petrokimia Gresik.

Petromart akan menjadi salah satu pasar swalayan hayati modern akan dibangun di 10 titik sebagai awal pengembangan dari jaringan Petromart ini. Petrokimia Gresik sendiri direncanakan akan berkantor pusat di Jalan Noto Prayitno, Kawasan Industri Gresik, Jawa Timur.
Petrokimia Gresik Kaji Bangun Bisnis Ritel Petrokimia Di Jawa
Tidak hanya memasarkan produk hasil produksi PG, Petromart juga akan tempat untuk memasarkan semua produk pertanian yang berada dibawah naungan Petrokimia Gresik.

“Terdapat 10 tempat untuk tahap pertama ini, namun di Jawa TImur baru ada tujuh Petromart. Lokasi sedang direncanakan, kami bakal tambah secara bertahap sehingga setiap Kabupaten yang ada di Jawa bakal ada Petromart,” kata Direktur Teknik dan Pengembangan PG, Arif Fauzan Jumat 29 Juli 2016.

Sejauh ini PG sudah membuat 17 produk hasil riset yang dikembangkan oleh PG dan semua produk tersebut telah tersedia di pasaran. Sementara itu dalam Petro Agrifood Expo yang digelar pada 29 Juli 2016, PG kembali meluncurkan dua produk hasil inovasi PG yaitu Petro Hibrid dan Petro Gladiator.

“Dengan adanya Petromart, membuat Petro Hibrid dan Petro Gladiator dengan produk lainnya tidak hanya mengandalkan anak perusahaan untuk memasarkan produk PG akan tetapi juga bisa melalui departemen penjualan produk pengembangan,” kata Arif.

Selain Petro Hibrid dan Petro Gladiator, beberapa produk hasil pengembangan PG yang sudah dapat ditemukan di Petromart adalah Pupuk NPK Kebomas Khusus untuk ubi kayu, NPK Kebomas untuk horti, Petromina (NPK khusus untuk tambak) dan Petro Biofertil (pupuk hayati dengan 5 mikroba).

Ada pula berbagai macam pro biotik untuk ikan dan ternak, seperti Petro Chick yang dibuat khusus untuk ayam, Petro Biofeed untuk ruminansi yang dapat digunakan untuk ternak domba dan sapi sert Petro Fish untuk budidaya ikan.

Selain petrokimia, Petromart juga menyediakan berbagai macam benih seperti Petro Hi-Corn yang merupakan benih jagung, Petro Seed untuk benih padi hingga benih cabai yaitu Petro Chili. Untuk parap petani yang mencai insektisida, pestisida dan herbisida, Petromart juga menyediakannya.

“Di Petromart juga tersedia berbagai macam hasil olahan pertanian seperti Yoghurt dan Petro Cassava yang merupakan modifikasi tepung singkong sebagai pengganti tepung terigu,” kata Arif.

Djoko Murjatmodjo Ditunjuk Sebagai Plt Dirut Angkasa Pura II Menggantikan Budi Sumadi

Posted by admin on

Hasi dari RUPS atau Rapat Umum Pemegang Saham telah menetapkan Djoko Murjatmodjo sebagai Plt Direktur Utama PT Angkasa Pura II untuk menggantikan Budi Karya Sumadi yang ditunjuk oleh Presiden Jokowi sebagai Menteri Perhubungan menggantikan Ignasius Jonan.
Djoko Murjatmodjo Ditunjuk Sebagai Plt Dirut Angkasa Pura II Menggantikan Budi Sumadi
“Ya, Pak Djoko telah ditunjuk sebagai pelaksana tugas Dirut,” kata Direktur Keuangan Angkasa Pura II, Andra Y Agussalam, Sabtu 30 Juli 2016. Head of Corporate Secretary And Legal Angkasa Pura II, Agus Haryadi juga mengkonfirmasi berita tersebut. Berdasarkan hasil RUPS, Djoko langsung akan menjalankan fungsi dan tugas sebagai Plt Dirut Angkasa Pura II begitu surat penunjukannya diterbitkan.

“Pak Djoko akan langsung aktif bertugas sebagai Plt Dirut Angkasa Pura II begitu surat-surat kelaur,” kata Agus. Agus juga menambahkan bahwa penetapan Plt tidak ada serah terima jabatan dikarenakan Pelaksana Tugas tersebut hanya bersifat penunjukkan dan sementara.

“Tidak ada serah terima jabatan karena ini bersifat penunjukan. Kalau sudah ditunjuk definitf baru ada sertijab,” kata Agus.

Sekedar informasi, Djoko Murjatmodjo menjabat sebagai Direktur Operasi dan Teknik Angkasa Pura II sebelum ditunjuk menjadi Pelaksana Tugas Direktur Utama AP II. Jauh sebelum bergabung dengan Angkasa Pura II, Djoko merupakan pejabat di Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan

Ini Kata Menkeu Baru Mengenai Tax Amnesty

Posted by admin on

Menteri Keuangan yang baru Sri Mulyani akan segera menelisik kebijakan tax amnesty secara mendalam. Mantan Menkeu di era SBY ini tidak ingin adanya kebijakan baru yang berdiri sendiri.

“Tax amnesty adalah bagian dari kebijakan dari keseluruhan kebijakan fiskal dan pengelolaan APBN yang bertanggung jawab,” kata Sri Mulyani di Kementerian Keuangan Jakarta Rabu 27 Juli 2016.
Ini Kata Menkeu Baru Mengenai Tax Amnesty
Menteri yang disapa dengan Ani tersebut sudah mengetahui bahwa pemerintah mematok beberapa target pada program tax amnesty ini. Menkeu juga menuturkan bahwa akan melihat terlebih dahulu mengenai kesepakatan dan target dari kebijakan pengampunan pajak ini.

Setelah ditelisik dan dianalisis, Sri Mulyani mengatakan bahwa dirinya akan mendiskusikan kebijakan ini dengan para pejabat eselon I di Kementerian Keuangan. “Banyak target yang sudah direncanakan dan tentunya saya akan dengan hati-hati dan cermat dalam melihat kebijakan ini,” kata Sri Mulyani.

Seperti yang diketahui, tax amnesty adalah program pengampunan pajak kontrovesial yang ingin diberikan oleh pemerintah kepada wajib pajak yang selama ini tidak melaporkan pajaknya atau memanipulasi laporan SPT pajak.

Program ini meliputi penghapusan pajak terutang, penghapusan sanksi administrasi perpajakan serta penghapusan sanksi pidana sesuai dengan Undang-Undang Perpajakan untuk harta yang diperoleh pada 2015 dan sebelumnya yang tidak dilaporkan secara benar dalam Surat Pemberitahuan Tahunan atau SPT

Tertarik Jaring Dana Tax Amnesty, BNI Syariah Kaji IPO

Posted by admin on

Kebijakan tax amnesty atau pengampunan pajak menjadi peluang bagi perbankan nasional untuk mencari dana segar di pasar modal termasuk perbankan syariah. Salah satu skema atau mekanisme yang digunakan adalah melakukan IPO atau Initial Public Offering yang dilebih kenal dengan penawaran publik perdana.
Tertarik Jaring Dana Tax Amnesty, BNI Syariah Kaji IPO
Direktur Utama BNI Syariah, Imam Teguh Saptono mengatakan bahwa program tax amnesty dipastikan akan menarik dana segar untuk masuk kedalam industri keuangan Indonesia. “Selain merger atau strategic partner, IPO merupakan salah satu opsi yang dipertimbangkan oleh perbankan syariah,” ujar Imam di Jakarta Kamis 28 Juli 2016.

Menurut Imam, aksi korporasi ini diharapkan menjadi sesuatu yang bisa menarik bagi investor untuk membeli saham dari anak usaha BNI yang mana menawarkan imbal hasil atau return on equity sebesar 13 persen.

Akan tetapi, peluang BNI Syariah untuk melakukan Initial Public Offering ini sangat tergantung dari PT Bank Negara Indonesia yang merupakan induk usaha dari BNI Syariah. “Tentunya peluang tersebut sangat besar akan tetapi keputusan akhirnya tetap pada kewenangan induk usaha yaitu BNI,” imbuh Imam.

Walaupun tidak ditunjuk sebagai bank persepsi, BNI Syariah tetap siap untuk ikut mengampanyekan kebijakan tax amnesty jika ditunjuk untuk menjadi salah satu bank persepsi.

“Sejak Bank Muamalat berdiri lebih dari 20 tahun lalu, dana syariah yang terkumpul baru mencapai 300 triliun rupiah. Dengan tax amnesty ini ditargetkan bisa meningkatkan dana syariah 500 triliun rupiah dalam jangka waktu 6 bulan. Oleh karena itu, kebijakan tax amnesty ini tidaklah masalah untuk di kampanyekan,” ujar Imam

PT Bank OCBC NISP Cetak Kenaikan Laba 24 Persen Untuk Semester I 2016

Posted by admin on

PT Bank OCBC NISP Tbk atau Bank OCBC NISP menunjukan pertumbuhan kinerja keuangan pada semester I 2016. Laba bersih korporasi tercatat mencapai 914 miliar rupiah dari 735 miliar rupiah pada periode yang sama tahun lalu. Angka tersebut menunjukan pertumbuhan laba korporasi yang meningkat 24 persen.
PT Bank OCBC NISP Cetak Kenaikan Laba 24 Persen Untuk Semester I 2016
Aset perseroan dilaporkan meningkat 7 persen secara tahunan atau YoY menjadi 129 triliun untuk semester I 2016. Presiden Direktur OCBC NISP Parwati Surjaudaja mengatakan bahwa kenaikan aset terdorong dari pertumbuhan dana pihak ketiga sebesar 9 persen menjadi 92,6 persen pada semester I 2016 jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu yaitu sebesar 84,7 triliun.

Parwati Surjaudaja juga menyatakan bahwa kualitas dari dana pihak ketiga juga dijaga dan difokuskan pada penghimpunan dana murah berupa Current Account Saving Account atau CASA.

“Upaya untuk meningkatkan Current Account Saving Account dalam komposisi Dana Pihak Ketiga, Bank OCBC NISP terus mengembangkan program inovatif dan memberi nilai tambah bagi dana para nasabah,” lanjut Parwati Selasa 26 Juli 2016.

Sementara itu pertumbuhan kredit NISP tercapat 16 persen yaitu sebesar 86,2 triliun pada semester I 2016. Untuk NPL atau Non Performing Loan, Bank OCBC NISP tercapat sebesar 1,4 persen untuk gross dan 0,6 persen untuk net NPL. Untuk rasio kecukupan modal atau Capital Adequacy Ratio tercatat sebesar 19 persen.